Inilah Pesan Ust. Imam Syaukani dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

smam9sby.sch.id - Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wiyung Hari ini (01/10/2023) mengadakan Kajian Ahad Pagi. Kajian tersebut merupakan agenda yang dilakukan setiap bulan sekali. Pada kajian ini, Ust. Imam Syaukani (Mubaligh Muhammadiyah Surabaya) sebagai pembicara menerangkan terkait Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kajian ini dihadiri lebih dari 100 jama'ah mulai dari PC Muhammadiyah Wiyung, PC Aisyiah Wiyung, Pengurus Amal Usaha Muhammadiyah Wiyung dan Ustadz - Ustadzah perguruan Muhammadiyah Wiyung salah satunya SMA Muhammadiyah 9 Surabaya.

Dalam kajian tersebut, Ust. Imam Syaukani mengungkapkan bahwa dalam hari besar Islam ada dua hal yakni "hari besar Islam itu sendiri dan hari yang dibesarkan oleh umat Islam". Hari besar Islam memiliki unsur keterkaitan oleh Syariat, sedangkan hari yang besarkan oleh umat Islam tidak ada keterkaitan oleh syariat melainkan sosiologi umat Islam itu sendiri dengan tujuan sebagai ibrah untuk meningkatkan kualitas iman.

Lajutnya diantara hari besar Islam adalah hari raya Idhul Fitri, hari raya Idhul Adha, hari Tasyrik, dan hari Jum'at hal ini dibuktikan dengan dalil Hadits Rasulullah SAW. Sedangkan untuk hari yang disebasarkan oleh umat Islam adalah 1 Muharram, Maulid Nabi Muhammad SAW, Isra' Mi'raj, dan Nuzulul Qur'an.

Munurut Imam Syaukani, dalam peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang menurut jumhur ulama tepat pada tanggal 12 Rabiul Awal kita sebagi umat Islam hendaknya menghidupkan sunnah - sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Pesan Ust. Imam Syaukani dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Salah satu dari sunnah Nabi SAW sebagaimana dalam surat Al-Ahzab: 41 - 42.

ada Sunnah Rasolullah SAW yang sudah jarang dilakukan oleh umat Islam, salah satunya adalah selalu berdzikir kepada Allah SAW

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا

وَّ سَبِّحُوۡهُ بُكۡرَةً وَّاَصِيۡلًا

Artinya: Wahai orang - orang yang beriman, Ingatlah kepada Allah dengan mengingat (nama-Nya) sebanayk - banyaknya. dan bertasybihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.

Dari ayat tersebut Ust. Imam Syaukani mengungkapkan bahwasannya kita sebagai umat Islam hendaknya selalu bertasbih kepada Allah sepanjang waktu. dalam arti waktu pagi dan petang tidak berarti bertasbih di pagi hari, kemudian bertasbih di sore hari, melainkan setiap waktu lanjutnya.

Diakhir kajian ahad pagi, jama'ah dihidangkan makan soto bersama sebagai wujud keakraban dan ukhuwah. 

Pesan Ust. Imam Syaukani dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW