> -->

5 Nilai Utama Dalam Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)

5 Nilai Utama Dalam Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)
Konten [Tampil]
www.ismuba-smam9sby.sch.id - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Efendy menyampaikan Pengutan Pendidikan Karakter (PPK) merupakan proses utama perbaikan pendidikan naasional yang berkaitan erat dengan berbagai program prioritas pemerintah. Sejatinya Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) ini merupakan kebijakan dari meneteri Kemendikbud sejak tahun 2017. Dalam kebijakan tersebut terdapat 5 nilai utama karakter yang menjadi prioritas pada Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), berkaitan erat dengan berbagai program prioritas Kemendikbud di bidang pendidikan dan kebudayaan. 


  1. Religius
  2. Nasionalis
  3. Mandiri
  4. Integritas
  5. Gotong Royong

Dari kelima nilai utama tersebut dalam Pengutan Pendidikan Karakter (PPK) diharapkan menjadi ruh dari pendidikan nasional. Nilai utama karekter PPK tidak hanya menyasar pada peserta didik, tetapi juga pada pendidik, dan orang tua sebagai pendidik utama dan pertama.

Salah satu rencana penguatan peran guru dan kepala sekolah yang saat ini disiapkan Kemendikbud adalah dorongan revitalisasi peran dan fungsi kepala sekolah sebagai manajer dan guru sebagai inspirator Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Dengan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) diharapkan pula dalam pembelajaran berbasis penguatan karater dapat terintegritasi dengan baik, baik itu di dalam sekolah maupun diluar sekolah. Selain itu menjadikan seorang peserta didik menjadi generasi muda berdaya saing dan memiliki karakter positif.

Dalam Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) pula keluarga, masyarakat dan sekolah merupakan tripusat pendidikan yang memiliki peranan penting didalamnya. Untuk itu antara ketiga komponen tersebut haruslah saling bersinergi satu sama lain, sehingga menghasilkan kualitas generasi muda Indonesia. Dalam Aplikasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) disekolah, melalui pembiasaan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dapat diintegritasikan melalui tema maupun mata pelajaran, pengolaan kelas, metode belajar dan media pembelajaran. Adapun hal lain, sekolah dapat pula bekerja sama dengan Komita sekolah dan masyarakat misalnya sekolah dapat bekerja sama dengan pusat budaya, museum, atau warga sekitar masyarakat yang memiliki keunggulan untuk menjadi bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Dengan demikian kearifan lokal dapat dikembangkan dan pada akhirnya Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dapat menjadi landasan bagi tripusat pendidikan dalam mengembangkan generasi muda Indonesia.
Share
SMA Muhammadiyah 9 Surabaya merupakan Sekolah berbasis The Islamic Entrepreneur School dengan Semboyan MUSE (mandiri unggul sukses entrepreneur)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel