> -->

Mencari Nilai Bukanlah Hal Yang Utama

Mencari Nilai Bukanlah Hal Yang Utama
Konten [Tampil]
www.ismuba-smam9sby.sch.id - Termotivasi dari kegiatan LDKS KE-VIII SMA Muhammadiyah 9 Surabaya yang dilaksanakan kemaren 4-6 Oktober 2018 dengan tema "Forming an Excellent Islamic Leaders Throungh Character and Disciplinary Building". Dalam kegiatan tersebut setidaknya merupakan kegiatan yang mampu mengubah anak muse menjadi kader Muhammdiyah yang disiplin, tanggung jawab, dan memililki karakter jiwa Keislaman. Dengan kegiatan tersebut pula, sejatinya telah membangun kesadaran diri mereka pentingnya memiliki jiwa kepemimpinan, pentingnya saling untuk kerja sama, dan pentngnya memiliki solidaritas antar teman, antar rekan, dan insan sehingga terjalain ukhuwah Islamiyah.

Dengan kegiatan LDKS ke-VIII setidaknya telah mengimplementasikan kalam ilahi yang sejak ribuan tahun masih tetap kokoh, Q.S Al-Baqarah ayat 30, Bahwasannya didalamnya terdapat motivasi yang luar biasa bagi kita sebagai umat manusia, dan tanggung jawab yang luar biasa pula bagi kta sebagai umat manusia. Oleh karena itu kita senantiasa tidak lepas dari sifat menjadi seorang pemimpin, baik itu diri sendiri, keluarga, kelompok maupun lingkup yang lebih besar dari itu.

Hakikatnya kegiatan ini, nilai bukanlah hal yang utama, bukan juga hal segala-galanya serta bukan juga hasil dari evaluasi dari segi kognitif dari peserta LDKS, melainkan sebuah tanggung jawab moral, kedisiplinan, sosial dan memiliki rasa jiwa kepempimpinanlah yang berhasil menjadi contoh bagi semua anak muse lainnya. Hal tersebut terbukti, bahwa dalam kegiatan LDKS kali ini yang patut dicontoh terhadap jiwa kepemimpinan, jiwa sosial, dan tanggung jawab yang luar biasa bukanlah dari peserta didik yang biasanya disekolah terlihat nomor one, melainkan peserta didik yang luar biasa mampu mengubah dirinya hanya dekade yang singkat dan mampu membuktikan bahwa drinya telah berubah.

Anak Muse yang kuat akan rintang, anak muse yang membuktkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan itu patut memperoleh penghargaan yang luar biasa oleh SMA Muhammadiyah 9 Surabaya. Anak Muse yang patut dicontoh bagi semua kalangan, dimana kakinya terluka namun tetap menolong sesama. Meski kakinya sakit menahan beban badan tetapi tetap ikut untuk memompa semangat anggotanya, meski kakinya sakit menahan beban badan tetap semangat membantu mengevakuasi temannya yang sedang pingsan, meski kakinya sakin menahan beban badan tetap kuat dan mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Dia tidak pernah mengeluh akan sakitnya demi beban dan tanggung jawabnya menjadi seorang pemimpin bagi temannya.

AFADIL ZAELANI PRAKOSO kelas XI IPS patut mendapatkan penghargaan menjdi peserta terbaik dalam kegiatan LDKS ke-VIII ini, dialah kader yang militan yang patut untuk dicontoh dalam jiwa tanggung jawabnya, kepemimpinannya, dan solidaritasnya terhadap sesama. AFADIL ZAELANI PRAKOSO merupakan anak didik Ustadzah Karisa yang juga penuh kasih sayang mendidik anaknya dan siswa lainnya. Selain Afadil, anak didiknya yang lain juga mendapatkan penghargaan yang serupa, Rachel Aisha R. Dia juga memiliki jiwa yang penuh tanggung jawab, meski sakit tetap semangat mengikuti kegitan LDKS, hingga menangis dan sesak napas tetap semangat mempimpin anggotanya.

Selamat buat kalian berdua, semoga menjadi panutan anak muse yang lain dan tetap mempertahankan penghargaan ini, jadilah anak yang terus bertanggung jawb, disiplin, dan tentunya berbakit kepada orang tua serta membahagiakannya. Jadilah orang yang sukses untuk mengharumkan nama Muse.

Jangan putus asa anak muse, mungkin kali ini kalian bukan menjadi nomor 1, namun kalian tetap kebanggaan muse dan akan menjadi nomor 1 dimasa mendatang. Menjadi kader yang siap bagi umat dan bangsa Indonesia.
Share
SMA Muhammadiyah 9 Surabaya merupakan Sekolah berbasis The Islamic Entrepreneur School dengan Semboyan MUSE (mandiri unggul sukses entrepreneur)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel