> -->

Kajian Ideopolitor Usai Pelantikan AMM Cabang Wiyung

Kajian Ideopolitor Usai Pelantikan AMM Cabang Wiyung
Konten [Tampil]
ismuba-smam9sby.sch.id - Kita sebagai kader Muhammadiyah sudah pasti sering mendengar bahwa Muhammadiyah adalah bukan  organisasi politik, namun sebagai kadaer Muhamamdiyah kita harus mulai melek terhadap politik yang sekian tahun Muhammadiyah agaknya apatis terhadap politik. Untuk membangkitkan kembali ruh politik inilah, kemaren (08/06 2018) di SD Muhammadiyah 15 Wiyung PC Muhammadiyah Wiyung mengadakan kajian ideopolitor dengan tema "Sinergi Politik dan Dakwah" oleh Bpk. Najib Hamid (Wakill Ketua PWM Jatim). Selain kajian tersebut, PC Muhammadiyah Cabang Wiyung juga melaksanakan pelantikan AMM Cabang Wiyung untuk membangkitkan kembali organisasi otonom (ortom) yang beberap tahun ruhnya hilang dan mati suri. 


Dalam kajian tersebut, Bpk Najib Hamid mengungkapkan bahwa kader Muhamamdiyah hari ini harus melek terhadap politik baik itu ditingkat ranting maupun ditingkat pusat. Beliau juga menuturkan mengapa ideopolitor hari ini wajib bagi Muhamamdiyah? tidak lain adalah supaya kader Muhamamdiyah juga andil dalam kebijakan politik pemerintahan. Belau juga menandaskan, persyarikatan Muhammadiyah yang besar ini baik pendidikan, kesehatan, dan sosial mayarakat bisa jadi akan sirna terhadap kebijakan politik pemerintah dimana kebijakan tersebut tidak sejalan dengan kebijakan dan landasan persyarikatan Muhammadiyah. 

Beliau menceritakan perjuangan Muhamamdiyah era kemerdekaan, dimana kader Muhamamdiyah saat itu perpartisipasi dalam memerdekakan Bangsa Indonesia, KH. Hadi Kusomo misalnya. Untuk itulah kita sebagai kader persyarikatan Muhamamdiyah harus tampil lagi dalam dunia politik. Selain itu bagi beliau juga menuturkan bahwa berpolitik merupakan ladang untuk dakwah amar ma'ruf nahi munkar. perbuatan uswatun hasanah dapat kita perkuat dan perbuatan yang mmunkar dapat kita berantas, yang tentunya melalui kebijakan-kebijakan yang ada. Misalnya di Surabaya ini yang tempo tahun Bu Risma Wali Kota Surabaya menutup Lokalisasi Dolli pangkasnya. 

Kajian ideopolitikyang dihariri 300-an  peserta tersebut diharapkan menjadiakn motivasi bagi warga Muhamamdiyah untuk mulai melek lagi terhadap politik. Usai kegitan tersebut, Pimpinan Cabang Muhamamdiyah Wiyung memberikan penghargaan kepada 3 keamanan negaera di lingkungan Wiyung yakni Kapolsek, TNI, dan Satpol PP. Penghargaan tersebut diberikan karena mereka sudah berjasa dalam kelangsungan perjuangan Muhammadiyah di Wiyung. 

Semoga kegitan tersebut mencerahkan pserta didik SMA Muhamamdiyah Wiyung. Salam dari generasi muse dan selamat Bergabung#ENTREPRENEUR #PPDB




Share
SMA Muhammadiyah 9 Surabaya merupakan Sekolah berbasis The Islamic Entrepreneur School dengan Semboyan MUSE (mandiri unggul sukses entrepreneur)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel